Kamala Harris dan Donal Trump. (PBS)
Sender.co.id - Dalam debat presiden AS pada Selasa malam, topik utama adalah agresi Israel terhadap Jalur Gaza. Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, dan rivalnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris, masing-masing dihadapkan pada pertanyaan tentang strategi mereka untuk upaya gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Kamala Harris menyatakan bahwa ia akan fokus pada solusi dua negara, memastikan keamanan yang setara untuk Israel dan Palestina. Ia menegaskan bahwa Israel berhak membela diri, khususnya terhadap ancaman dari Iran, dan berkomitmen untuk membangun kembali Gaza serta memberikan martabat dan keamanan bagi Palestina.
Sebaliknya, Trump mengklaim bahwa jika ia terpilih, konflik seperti Israel-Hamas dan Rusia-Ukraina tidak akan terjadi. Ia mengkritik pemerintahan Biden karena mencabut sanksi terhadap Iran, yang menurutnya menyebabkan Iran dapat memasok senjata ke Hamas.
Trump juga menuduh Harris membenci Israel, mengklaim bahwa jika Harris terpilih, Israel akan lenyap dalam dua tahun. Harris membantah tuduhan tersebut dan menegaskan dedikasinya terhadap Israel, sembari menyerang Trump atas kekagumannya terhadap para diktator dan kekurangan dalam kebijakan luar negeri serta keamanan nasional. (DY)
Komentar