Pendaftaran Capim dan Dewas KPK Sepi Peminat

Veridial
03 July 2024 09:55 WIB

 

Sender.co.id - Pendaftaran Calon Pimpinan (capim) dan Dewan Pengawas (dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sepi peminat memantik reaksi Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan.

Nainggolan mengatakan, kerja KPK ke depan ditentukan dari kualitas pimpinan ke depan bukan dari berapa banyak peminat atau pendaftar Capim dan Dewas KPK itu sendiri. Sebab, kehebatan panitia seleksi (pansel) tidak dilihat dari jumlah pendaftar. Sedikit pendaftar jauh lebih baik.

"Ketimbang banyak tapi habis energi buat seleksi kayak asesmen segala macam," kata Pahala Nainggolan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/7).

Pahala mengaku sudah memberi masukan kepada pansel. Peran pansel sangat menentukan dalam mencari sosok pimpinan KPK berintegritas. Dia bercerita soal seleksi Capim KPK 2019, ketika itu jumlah pendaftar mencapai 400-an.

Kala itu jumlah pendaftar sebanyak itu lebih banyak bertemu dengan konsultan. Artinya pendaftar sebanyak itu hanya bertemu konsultan untuk di-review. Sementara yang ketemu ke tahap pansel hanya 40 orang.

"Kita kasih masukan. Ya, lebih banyak keterlibatan pansel ketimbang konsultan. Jadi kita bilang lebih keringetan dikitlah," ucap Pahala.

Meski demikian, Pahala tidak mempermasalahkan jika pendaftar Capim dan Dewas KPK hanya sedikit. Dia berharap kualitas pimpinan KPK ke depan sangat mumpuni dalam menentukan kerja-kerja pemberantasan korupsi.

"Jadi kalau misalkan sedikit juga kita pikir tidak masalah, yang penting bagus-bagus," tegas Pahala.

Sementara itu, Ketua Pansel Capim dan Dewas KPK periode 2024-2029 Yusuf Ateh mengaku bakal melakukan evaluasi. Sejauh ini jumlah pendaftar masih minim, yakni hanya 26 orang.

"Tanggal 8 akan kami evaluasi. Maksudnya dilihat laporannya," kata Ateh di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/7).

Terkait hal apa yang akan dievaluasi, Ateh menyatakan akan melihat dulu seperti apa hasil laporan pendaftarannya nanti. "Nanti dilihat dulu, tunggu dulu," tegasnya.

Ateh membantah jika pendaftaran Capim dan Calon Dewas KPK saat ini dikatakan sepi peminat. Dia mengklaim, saat ini baru masa awal pendaftaran, sehingga calon pendaftar masih banyak yang melakukan registrasi akun secara online terlebih dulu.

Selain itu, para calon pendaftar masih harus menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk dikumpulkan saat mendaftarkan diri sebagai Capim maupun Calon Dewas KPK.

"Kan baru mulai. (Calon pendaftar) Sudah buat akun kok. Kan (perlu siapin) dokumen. Nanti (mendaftar melampirkan) dokumen. Kan perlu waktu itu, biasalah. Pokoknya tunggu saja. Tunggu saja, percayalah," pungkasnya. (*)


Tag

KPK

Komentar