(Menhan Prabowo bertemu Presiden Prancis Macron/istimewa)
Sender.co.id – Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus presiden terpilih RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Prancis pada Rabu waktu setempat. Di sana, Prabowo melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan selamat kepada Prancis yang menjadi tuan rumah dalam acara Olimpiade 2024 yang berlangsung dari 24 Juli hingga 11 Agustus 2024. Ia meyakini perhelatan global itu akan sukses besar.
Prabowo juga mengatakan hubungan Indonesia dan Prancis telah lama terjalin dengan baik. Ini akan diperkuat khususnya melalui kerja sama pertahanan di beberapa aspek lain yang potensial.
"Kami mengapresiasi Yang Mulia, Presiden Macron, yang berperan penting dan aktif dalam keberhasilan hubungan bilateral antara kedua negara. Saya yakin kapasitas Yang Mulia sebagai presiden akan terus mempertahankan dan meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Prancis," ujar Prabowo.
Dalam
lawatan itu, Prabowo didampingi Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia
Anindya N. Bakrie dan Menteri BUMN Erick Thohir saat mengadakan pertemuan
dengan para pimpinan perusahaan besar di bawah naungan Kadin Prancis pada Kamis
(25/7).
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat
hubungan ekonomi antara kedua negara.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya meningkatkan kerja
sama ekonomi yang saling menguntungkan antara kedua negara, mengingat potensi
besar yang dimiliki oleh Indonesia dan Prancis.
"Kami melihat banyak peluang dan potensi untuk menjalin kerja sama yang
lebih erat di berbagai sektor ekonomi. Melalui dialog dan kolaborasi yang
intensif, kita bisa menciptakan manfaat bersama yang signifikan bagi kedua
negara," terang Prabowo dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat
(26/7).
Pernyataan tersebut sejalan dengan pembicaraan sebelumnya antara Menhan Prabowo
dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, yang juga
menekankan perlunya memperkuat hubungan bilateral dalam berbagai bidang,
termasuk ekonomi dan pertahanan.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan
Prancis dapat semakin erat serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan
ekonomi kedua negara.
Terakhir, kedua belah pihak sepakat untuk terus melanjutkan dialog dan kerja
sama dalam rangka mewujudkan visi bersama yang lebih maju dan sejahtera.
Selain Anindya Bakrie, dalam pertemuan ini juga dihadiri oleh Dubes Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar, pimpinan Komisi IV DPR Budisatrio Djiwandono, anggota Komisi I DPR Sugiono, serta pengusaha Wisnu Wardana dan Rosan Roeslani. (*)
Komentar