Presiden Meksiko Tolak Undangan untuk Raja Spanyol Akibat Sengketa Sejarah Kolonial

Divya Naila
26 September 2024 16:44 WIB

Sender.co.id - Presiden baru Meksiko menegaskan keputusannya untuk tidak mengundang Raja Spanyol ke pelantikannya minggu depan, karena Raja Spanyol menolak meminta maaf atas pelanggaran di era kolonial. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengecam keputusan ini sebagai tindakan yang tidak bisa diterima.

Penolakan permintaan maaf oleh Raja Spanyol datang kurang dari seminggu sebelum pelantikan Claudia Sheinbaum sebagai Presiden Meksiko pada 1 Oktober.

Sebagai tanggapan, pemerintah Spanyol menyatakan tidak akan mengirimkan perwakilan resmi ke acara tersebut, menimbulkan ketegangan diplomatik yang mengancam kemeriahan pelantikan Sheinbaum.

Meksiko, yang pernah menjadi pusat kekuasaan kolonial Spanyol setelah ibu kota Aztec, Tenochtitlan, ditaklukkan pada 1521, kini kembali menyoroti sejarah kolonial tersebut.

Sheinbaum hanya mengundang Perdana Menteri Sanchez, karena Raja Felipe VI tidak menanggapi surat pribadi yang dikirim oleh Presiden yang akan lengser, Andres Manuel Lopez Obrador, pada 2019.

Dalam surat itu, Lopez Obrador meminta permintaan maaf atas kekejaman yang dilakukan selama penaklukan Meksiko, dengan harapan memperbaiki hubungan kedua negara.

Sementara itu, pada tahun 2019, Lopez Obrador juga meminta Paus Fransiskus untuk meminta maaf atas kekejaman terhadap penduduk asli Meksiko. Meskipun Paus sebelumnya telah menyampaikan penyesalan atas dosa-dosa yang dilakukan di masa lalu, ia tidak merespons secara langsung.

Lopez Obrador sering mengangkat isu penaklukan Spanyol untuk membangkitkan sentimen nasionalis di Meksiko, menegaskan bahwa negara tersebut kini berdiri sebagai bangsa merdeka. (DY)

Komentar