Presiden Rusia, Vladimir Putin. (DOK: El Mundo)
Sender.co.id - Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan para pemimpin Ukraina seolah-olah mereka adalah alien yang membuat keputusan-keputusan keras tanpa memperhatikan penderitaan rakyat mereka. Dalam sesi pleno Forum Ekonomi Timur (EEF) pada Kamis, Putin juga memperingatkan bahwa 'mobilisasi total' yang dilakukan Kiev akan menguras negara itu. Ia mengingatkan bahwa Moskow dan Kiev hampir mencapai kesepakatan damai—berdasarkan jaminan netralitas Ukraina—pada pembicaraan Istanbul di awal konflik. Namun, usaha tersebut gagal akibat intervensi Barat yang ingin melihat Rusia kalah secara strategis.
Putin mengungkapkan kecurigaannya terhadap sikap Kiev, mengatakan bahwa seolah-olah pemimpin Ukraina adalah alien yang tidak memahami dampak keputusan mereka terhadap rakyat. Ia juga mencatat bahwa satu-satunya langkah yang tersisa bagi Kiev adalah menurunkan usia wajib militer, mirip dengan strategi yang digunakan oleh Nazi Jerman dengan Pemuda Hitler, yang menurutnya tidak akan menyelesaikan masalah. Putin menambahkan bahwa langkah selanjutnya mungkin adalah merekrut mahasiswa, yang akan menguras sumber daya negara.
Putin juga menyebutkan bahwa pendekatan ini tidak mengejutkan karena keluarga pemimpin Ukraina sering tinggal di luar negeri, menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap nasib negara mereka yang sebenarnya, meskipun mereka menutupi hal ini dengan slogan-slogan nasionalis.
Sejak awal konflik, Ukraina mengumumkan mobilisasi umum, namun kampanye tersebut terganggu oleh penghindaran wajib militer dan korupsi. Baru-baru ini, Kiev telah meloloskan dua RUU untuk mengatasi masalah ini, termasuk menurunkan usia wajib militer dan memperketat aturan mobilisasi. Pada bulan Juni, Putin memperkirakan kerugian Ukraina di medan perang mencapai sekitar 50.000 anggota militer per bulan. (DY)
Komentar