Tersangka Upaya Penembakan terhadap Trump Tetap Tenang saat Ditangkap

Divya Naila
17 September 2024 13:44 WIB

Sender.co.id - Tersangka percobaan penembakan terhadap calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan tetap tenang saat ditangkap oleh polisi setempat. Ryan Wesley Routh ditangkap beberapa jam setelah insiden percobaan pembunuhan terhadap Trump di lapangan golf West Palm Beach, Florida, pada Minggu (15/9) waktu setempat. Sheriff Martin County, William Snyder, menyatakan bahwa tersangka percobaan penembakan terhadap Trump tidak menunjukkan kepanikan ketika ditangkap oleh polisi.

"Wajahnya tetap tenang. Dia hanya duduk seolah-olah bersiap pergi ke gereja pada malam hari," kata Snyder kepada CNN. Snyder juga menambahkan bahwa Routh terlihat waspada, tetapi tidak menanyakan lebih lanjut tentang penangkapannya. "Jadi, ini semua tentang apa?" ujar Snyder saat ikut dalam proses penangkapan Routh.

Sikap tenang tersangka dianggap sangat berbeda dengan kekacauan yang terjadi sebelumnya. Routh tampak sangat tenang meskipun dikelilingi oleh polisi, anjing pelacak K-9, dan helikopter. Sebelumnya, seorang saksi sempat mengambil foto mobil dan pelat nomor kendaraan Routh ketika dia melarikan diri setelah ditembak oleh petugas Secret Service. Dalam waktu 15 menit, polisi lalu lintas Florida berhasil mengidentifikasi kendaraan tersangka berkat foto yang diambil saksi tersebut.

"Dia (tersangka) tidak hanya berperilaku seolah-olah akan pergi ke kebaktian malam di gereja, tapi juga mengemudi dengan cara yang sama," kata Snyder. "Dia mematuhi batas kecepatan, dan posisi mobilnya memungkinkan kami untuk melacak dan menghentikannya. Saya pikir dia tidak menyadari kehadiran kami," tambahnya.

Tersangka percobaan pembunuhan terhadap Donald Trump ini disebut-sebut sebagai simpatisan Ukraina. Hal tersebut terungkap dari jejak digital Routh di media sosial X pada tahun 2022, di mana dia menyatakan siap mati dalam pertempuran dan menyerukan untuk menghancurkan Kremlin hingga rata dengan tanah. (DY)

Komentar