Tim Medis Indonesia yang Bergabung dengan Rumah Sakit Darurat di Gaza Sedang Berfoto Bersama. (DOC: Tribun News)
Sender.co.id - Sebuah tim medis dari Indonesia telah bergabung dengan Rumah Sakit Lapangan Terpadu milik Uni Emirat Arab (UEA) di Gaza sebagai bagian dari "Operasi Ksatria Berjiwa Mulia 3."
Ini adalah langkah yang memperkuat kolaborasi internasional dalam memberikan layanan kesehatan bagi warga Palestina yang terluka di Jalur Gaza yang masih terkepung, menurut laporan dari Kantor Berita Emirates (WAM).
Tim medis Indonesia mulai memberikan layanan medis lanjutan bagi warga Palestina yang terluka dengan melakukan pemeriksaan pada sejumlah orang yang mengalami cedera serius, termasuk beberapa kasus patah tulang dan luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda.
"Mereka bekerja sama erat dengan tenaga medis UEA untuk menentukan prosedur perawatan terbaik," kata laporan WAM.
Laporan tersebut juga menyatakan bahwa "Kerja sama erat antara UEA dan Indonesia ini terjadi dalam konteks upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh rumah sakit lapangan UEA, yang telah mencapai tonggak sejarah penting dalam memberikan perawatan medis bagi mereka yang membutuhkan di Gaza."
WAM juga melaporkan bahwa sejak November, rumah
sakit lapangan UEA telah menangani lebih dari 47.000 pasien dan melakukan lebih
dari 17.000 operasi. Pada 5 November, UEA meluncurkan "Operasi Ksatria
Berjiwa Mulia 3" untuk memberikan bantuan kepada warga Gaza, yang mencakup
pengiriman makanan dan tempat tinggal, pendirian rumah sakit lapangan, serta
pembangunan fasilitas desalinasi air. (DY)
Komentar