(Ilustrasi)
Sender.co.id - Gereja Ortodoks Rusia mengakui bahwa senjata nuklir memiliki potensi untuk memusnahkan umat manusia, tetapi tetap memberikan pemberkatan pada senjata tersebut.
Imam Agung Konstantin Tatarintsev, wakil kepala Departemen Sinode untuk Angkatan Bersenjata dan Layanan Penegakan Hukum Gereja Ortodoks Rusia, menjelaskan alasan di balik pemberkatan senjata mematikan ini.
Tatarintsev mengungkapkan bahwa biasanya menguduskan benda yang membawa kematian dianggap tidak bisa diterima. Namun, menurutnya, senjata nuklir juga berfungsi sebagai alat pengekangan. Ia menegaskan bahwa tujuan senjata nuklir Rusia adalah untuk memastikan negara lain yang memiliki senjata serupa tidak menggunakannya melawan Rusia. Ia menyebut ini sebagai "jaminan perdamaian."
"Memberkati senjata bukanlah untuk memastikan bahwa senjata itu digunakan, tetapi untuk memastikan bahwa senjata itu memiliki efek penahanan dan mendukung perdamaian," ujar Tatarintsev.
Ia juga menambahkan bahwa ia berharap senjata nuklir tidak akan pernah digunakan, karena itu berarti kehancuran diri dan kegilaan yang tidak dapat diterima dalam konflik.
Menurut Tatarintsev, doa yang digunakan untuk memberkati senjata sudah ada sejak Abad Pertengahan dan menekankan tanggung jawab spiritual pribadi bagi penggunanya agar tidak menyalahgunakan senjata tersebut untuk tujuan jahat. "Pelanggaran militer seperti perampokan tidak dapat diterima," jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa hampir semua senjata, termasuk triad nuklir, dapat dianggap "suci" jika digunakan untuk melindungi tanah air dan tempat-tempat suci. Patriark Kirill, kepala Gereja Ortodoks Rusia, telah secara konsisten meminta dukungan umat untuk pasukan Rusia yang terlibat dalam operasi militer di Ukraina, menyebut mereka sebagai pelindung umat Ortodoks di Donbas.
Sebelum konflik antara Moskow dan Kyiv meletus pada tahun 2022, Patriark Kirill menuduh Kyiv menindas dan mendiskriminasi Gereja Ortodoks Ukraina (UOC), bagian dari Patriarkat Moskow. Kyiv akhirnya menanggapi dengan memasukkan Kirill ke dalam daftar orang yang dicari karena dugaan pelanggaran integritas dan kedaulatan teritorial Ukraina. (DY)
Sc: sindonews.com
Komentar