Profil Benny Laos, Cagub Maluku Utara yang Tewas dalam Ledakan Speedboat

Diana Margarini
12 October 2024 22:15 WIB

Sender.co.id - Nasib malang baru saja menimpa Calon gubernur Maluku Utara nomor urut 4, Benny Laos. Benny tewas dalam ledakan speedboat di Pelabuhan regional Bobong Desa Bobong Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10).

Pria kelahiran Kota Ternate, 8 Agustus 1972 tersebut sempat dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir pada pukul 17.20 WIT.

Sebelumnya, Benny pernah menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai periode 2017-2022 bersama Asrun Padoma. Pilkada 2017, Benny Laos dan Asrun Padoma mendapat dukungan oleh PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB dan Nasdem.

Sebelum maju di Pilkada Pulau Morotai 2017, Benny Laos pernah maju di Pilkada Gubernur Maluku Utara 2013-2018.

Dalam karirnya di dunia politik, Benny Laos menjadi calon Wakil Gubernur Maluku Utara bersama dengan Syamsir Andili.

Benny pernah mengungkapkan dirinya hanya seorang lulusan SMP dan lanjut dengan paket C. Keadaan ekonomi dirinya terpaksa harus putus sekolah di kelas 1 SMA. Tetapi, saat masih menjabat Bupati Pulau Morotai, Benny Laos sempat menduduki peringkat pertama kepala daerah terkaya di Indonesia.

Selain berkiprah di dunia politik, ia juga dikenal sebagai pengusaha. Namanya tercatat sebagai Direktur Utama PT Bela Cipta Sarana dan juga sebagai pemilik Hotel Grand Dafam Bela di Ternate. Hotel bintang 4 tersebut berdiri sejak 19 Desember 2007 di Kota Ternate, Maluku Utara.

Dilansir dari lama KPK RI, menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2021, Benny Laos tercatat memiliki harta kekayaan lebih dari Rp 500 miliar atau setengah triliun rupiah.

Harta tersebut termasuk Surat Berharga yang nilainya mencapai lebih Rp248 miliar, aset tanah yang terdiri dari 139 bidang tanah dengan total nilai lebih Rp158 miliar.

Benny Laos juga melaporkan kepemilikan beberapa mobil mewah seperti mobil Hummer Jeep senilai Rp1,2 miliar dan 2 unit mobil Toyota Alphard masing-masing senilai Rp850 juta. Ia juga termasuk tokoh yang menyukai seni musik dan olahraga.

Ia tak segan mengeluarkan dana besar untuk anak-anak muda di Maluku Utara berkompetisi di bidang seni musik dan sepak bola sampai tingkat nasional.

Benny dan istrinya diketahui telah medanai penyelenggaraan Audisi Bintang dari Timur pada 2023 lalu. Benny Laos juga sering terlibat langsung untuk membantu para pemain bola Maluku Utara seperti, pendanaan para pemain U13 Maluku Utara di Piala Suratin U13 pada 2024. Juga ikut serta dalam Tim Maluku Utara selection 2023 di Nusantara Open Cup. (DA)

Komentar