Klinik Utama Siger Husada resmi dibuka melalui opening ceremony di Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (13/8/2026). Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Bakauheni dan sekitarnya. Foto : Danu Irawan/Senderdotco.
Sender.co.id â Klinik Utama Siger Husada resmi dibuka melalui opening ceremony yang digelar di Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (13/8/2026). Kehadirannya menjadi momentum baru bagi pelayanan kesehatan di kawasan tersebut, sekaligus memperkenalkan Klinik Utama Siger Husada sebagai klinik utama pertama dan satu-satunya di Bakauheni yang hadir dengan layanan kesehatan terpadu dan operasional 24 jam.
Opening ceremony tersebut turut dihadiri unsur pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, jajaran kesehatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu VIP dan stakeholder.
Kehadiran Siger Husada diharapkan dapat mengisi ruang pelayanan kesehatan lanjutan bagi masyarakat di kawasan Bakauheni. Dengan kapasitas dan layanan yang dimiliki, klinik ini dapat menjadi salah satu pilihan fasilitas kesehatan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut setelah memperoleh pelayanan tingkat pertama, sebelum membutuhkan penanganan dengan kapasitas rumah sakit.
Berbeda dengan klinik pada umumnya, Klinik Utama Siger Husada telah menyiapkan 24 kamar rawat inap yang beroperasi 24 jam. Fasilitas yang tersedia juga mencakup UGD 24 jam, rawat inap 24 jam, poliklinik spesialis, poliklinik umum, poli gigi, layanan persalinan 24 jam, apotek 24 jam, serta laboratorium.
Untuk mendukung pelayanan tersebut, Siger Husada memiliki dokter umum serta dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, serta dokter spesialis gigi. Sementara dokter umum disiapkan untuk memberikan pelayanan selama 24 jam.
Direktur Klinik Utama Siger Husada, Ns. Basroni Faizal, S.S.T., MARS., MKM., mengatakan kehadiran klinik tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik, profesional, serta mudah diakses oleh masyarakat.
âKehadiran Klinik Utama Siger Husada kami harapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat. Kami juga ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,â ujar Basroni.
Untuk dokter spesialis, Basroni menjelaskan bahwa pelayanan diberikan berdasarkan jadwal praktik masing-masing dokter dan tidak berlangsung setiap hari. Jadwal tersebut akan disesuaikan dengan bidang pelayanan dan ketersediaan waktu dokter.
âKalau dokter spesialis ada, tapi untuk dokter spesialis ada jadwal praktiknya, tidak setiap hari. Mungkin poli kebidanan Senin-Kamis, poli penyakit dalam Selasa-Jumat, begitu. Tapi akan menyesuaikan dengan waktu dokternya. Tapi untuk dokter umum, kita standby 24 jam di sana,â jelasnya.
Ketersediaan layanan 24 jam tersebut menjadi salah satu upaya Siger Husada dalam memberikan akses pelayanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan kesehatan di luar jam pelayanan umum.
Di sisi lain, manajemen Klinik Utama Siger Husada juga tengah mempersiapkan tahapan akreditasi sebagai bagian dari pengembangan layanan. Basroni menjelaskan, klinik perlu menjalani masa operasional terlebih dahulu selama tiga bulan atau lebih sebelum mengikuti proses akreditasi.
Setelah proses akreditasi, Siger Husada nantinya akan kembali menjalani survei dari BPJS Kesehatan sebagai salah satu tahapan menuju kerja sama dengan BPJS.
âUntuk akreditasi, persyaratan akreditasi itu klinik harus operasional dulu selama tiga bulan ataupun lebih. Nah, setelah akreditasi, baru lagi disurvei lagi oleh BPJS. Survei mungkin tahun depan kita akan kerja sama. InsyaAllah secepatnya, minta dukungannya saja,â ungkap Basroni.
Rencana tersebut menjadi bagian dari langkah manajemen untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sekaligus mengembangkan peran Siger Husada dalam ekosistem kesehatan di Lampung Selatan.
Kehadiran Klinik Utama Siger Husada juga mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Yanny Munawarty, S.T., M.M., hadir mewakili Bupati Lampung Selatan dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Yanny menyambut baik hadirnya Klinik Utama Siger Husada dan berharap fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat serta pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, khususnya warga Bakauheni.
âKami menyambut baik hadirnya Klinik Utama Siger Husada. Mudah-mudahan dengan adanya klinik ini dapat memberikan manfaat dan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan, khususnya masyarakat di daerah Bakauheni,â ujar Yanny.
Menurut Yanny, keberadaan Siger Husada memiliki posisi strategis karena dapat menjadi pelengkap sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di daerah. Ia juga berharap klinik tersebut dapat membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
âSebagai pelengkap serta penguatan yang sangat strategis dalam ekosistem kesehatan di daerah kita. Saya berharap klinik ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjadi mitra yang terpercaya,â tuturnya.
Yanny juga menyampaikan harapannya agar Klinik Utama Siger Husada dapat ikut bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pelayanan kesehatan, termasuk memberikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui BPJS Kesehatan.
Menurutnya, sinergi tersebut penting agar keberadaan fasilitas kesehatan baru tidak berjalan sendiri, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Yanny turut berpesan kepada jajaran manajemen dan tenaga kesehatan Siger Husada agar senantiasa menjaga standar pelayanan serta profesionalisme dalam setiap tindakan medis.
âPelayanan kesehatan dan manajemen untuk senantiasa menjunjung tinggi standar pelayanan prima dan profesionalisme dalam setiap tindakan medis. Pelayanan kesehatan bukan sekadar tugas, melainkan pengabdian dan amanah yang harus diemban dengan tanggung jawab,â lanjut Yanny.
Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian penting dalam perjalanan Siger Husada ke depan. Dengan fasilitas yang tersedia, tantangan selanjutnya adalah memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga, tenaga kesehatan bekerja secara profesional, serta kenyamanan dan keselamatan pasien menjadi prioritas.
Kehadiran Klinik Utama Siger Husada juga dinilai relevan dengan karakter Bakauheni sebagai salah satu kawasan strategis di Lampung Selatan yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi. Fasilitas seperti UGD, rawat inap, persalinan, apotek, dan layanan kesehatan lainnya yang tersedia selama 24 jam diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
Dalam konteks pelayanan kesehatan, Siger Husada diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas yang melengkapi layanan tingkat pertama yang tersedia di masyarakat. Ketika kebutuhan penanganan pasien masih dapat ditangani di tingkat klinik, keberadaan fasilitas rawat inap dan dokter spesialis memberikan pilihan pelayanan lanjutan. Sementara pasien yang membutuhkan penanganan dengan kapasitas rumah sakit, termasuk tindakan operasi, dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai kebutuhan medis dan mekanisme rujukan yang berlaku.
Dengan demikian, kehadiran Siger Husada tidak hanya menambah jumlah fasilitas kesehatan di Bakauheni, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat mata rantai pelayanan kesehatan di kawasan tersebut.
Opening ceremony pada Kamis (13/8/2026) pun menjadi awal perjalanan Klinik Utama Siger Husada untuk membangun kepercayaan masyarakat. Dengan layanan 24 jam, 24 kamar rawat inap, dokter umum dan spesialis, serta berbagai fasilitas penunjang kesehatan, Siger Husada diharapkan dapat berkembang menjadi mitra pelayanan kesehatan yang profesional dan terpercaya bagi masyarakat Bakauheni dan Lampung Selatan.
Kehadiran klinik utama pertama dan satu-satunya di Bakauheni tersebut sekaligus membuka peluang penguatan sinergi antara fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta berbagai stakeholder dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses masyarakat.
Komentar